Arsitektur Transisi di Nusantara Dari Akhir Abad 19 ke Awal Abad 20 (Part 4)

Arsitektur-TransisiSambungan dari Part 3

Perumahan (barak) Prajurid

Barak prajurid , condong untuk berbentuk fungsional. Fungsional dalam arti bisa menampung orang banyak (sesuai dengan kehidupan ketentaraan), dengan jajaran tempat tidur. Fasilitas seperti kamar mandi dan w.c. merupakan fasilitas bersama seperti halnya dengan fasilitas umum lainnya seperti ruang makan dan ruang istirahat atau ‘game room’.

Continue reading

Advertisements

Arsitektur Transisi di Nusantara Dari Akhir Abad 19 ke Awal Abad 20 (Part 3)

Arsitektur-TransisiSambungan dari Part 2

Bentuk Perumahan Perwira dan Fasilitas Militer Lainnya.

Disiplin yang tinggi serta hirarki yang ketat merupakan salah satu ciri khas kehidupan dalam dunia kemiliteran. Hirarki yang ketat ini membedakan kelompok perwira dan kelompok prajurit dalam kehidupan kemiliteran se hari-hari nya. Perbedaan ini juga dilukiskan pada bentuk phisik perumahannya dalam sebuah komplek militer. Dalam Hirarki kepangkatan perwira (dibawah Jendral ), berturut-turut adalah Kolonel, Kapten dan Letnan. Jadi rumah dinas seorang Kolonel mempunyai luasan yang lebih besar serta tampak yang lebih megah dibanding rumah dinas seorang Kapten, demikian seterusnya.

Continue reading

Arsitektur Transisi di Nusantara Dari Akhir Abad 19 ke Awal Abad 20 (Part 2)

Arsitektur-TransisiSambungan dari Part 1

Situasi Perkembangan Arsitektur Pada Akhir Abad ke 19 di Hindia Belanda.

Abad ke 18 dan 19, arsitektur di Hindia Belanda didominasi oleh gaya yang disebut sebagai “Indische Empire” (Nix:1949,Jessup:1988, Akihary:1990). Sebelum munculnya gaya arsitektur yang sering disebut sebagai ‘kolonial modern’  sesudah tahun 1915, terdapat apa yang disebut sebagai gaya arsitektur transisi. Gaya arsitektur transisi ini sering luput dari pengelihatan sejarawan arsitektur. Bahkan sering digolongkan sebagai arsitektur kolonial modern.

Continue reading

Arsitektur Transisi di Nusantara Dari Akhir Abad 19 ke Awal Abad 20 (Part 1)

Arsitektur-TransisiArsitektur transisi biasanya berlangsung sangat singkat, sehingga sering terlupakan dalam catatan sejarah (arsitektur). Meskipun demikian bentuk arsitektur transisi yang berlangsung cukup singkat tersebut sangat menarik untuk dipelajari, karena arsitektur transisi pada hakekatnya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sejarah perkembangan arsitektur secara keseluruhan.

Bentuk arsitektur transisi yang dibahas kali ini adalah bentuk arsitektur di Hindia Belanda dari akhir abad 19 sampai awal abad ke 20. Dan yang menjadi obyek studi adalah arsitektur pada komplek militer Belanda di Jawa. Bentuk arsitektur ini sering lepas dari perhatian kita. Hal ini disebabkan karena dua hal. Yang pertama adalah minimnya dokumentasi waktu itu. Yang kedua dikarenakan waktunya sangat singkat sekali (antara 20 sampai 30 th). Tulisan ini akan membahas bentuk arsitektur peralihan tersebut.

Continue reading