How to Create Realistic Grass with Grass-O-Matic for 3ds Max

Tutorial ini pernah saya tulis di forum 3dvisual indonesia, IDVN, namun saya coba tulis disini siapa tahu ada yang masih membutuhkan. Dikarenakan ini pertama kalinya saya membikin tutorial, jadi, harap maklum kalau bahasa yang saya pakai rada kacau tapi biar rileks gitu loh.

Nah kali ini, saya ingin share plugin yang mungkin ada diantara anda yang sudah pernah mendengar tentang plugin ini, namanya Grass-O-Matic v1.2. Plugin ini yang kemarin saya pakai untuk membuat rumput di scene terakhir saya yang BSD City house yang sempat saya posting di forum IDVN.

Plugin ini dibuat oleh Sisyphus Software, namun setelah dilihat di situs yang bersangkutan, ternyata mereka sudah tidak mengeluarkan plugin lagi, sayang banget. Padahal saya harap ada perkembangan lebih lanjut untuk plugin yang sangat bermanfaat ini. 😦

Dari namanya, sudah terbayang bahwa plugin ini digunakan untuk membuat rumput. Hmm.. walaupun tidak sepenuhnya hanya untuk rumput, namun juga bisa untuk membuat dedaunan pohon, rambut, atau mungkin untuk karpet. Nah, untuk fungsi-fungsi lain ini saya tidak jelaskan disini, silahkan anda coba-coba aja sendiri.

Diantara plugin-plugin lain yang mungkin memiliki fungsi yang mirip, saya rekomendasikan untuk plugin ini, karena beberapa hal :

  • flexibilitas nya yang mudah dalam pengaturan/modifikasi, selain itu, plugin ini masuk ke dalam menu “Create Geometry” yang ada di 3dsmax, dan modifier nya tidak akan hilang, sehingga bisa kita edit kapan pun di tab modifier. Beda halnya dengan plugin atau script lain yang sekali pakai lalu hanya bisa dimodif sekali pada saat pembuatan saja.
  • Kemudahan pengontrolan jumlah poly, sehingga bila computer anda kuat, anda bisa memperbanyak segment pada tiap helai nya yang tentunya hasil nya bisa jauh lebih lembut, namun juga bisa dikurangin segment nya yang tentu berefek memperkecil jumlah poly, so .. flexible kan ? (kok kayak iklan banget gue yak ? haizzz)
  • Sifatnya adalah object, sehingga bisa diexport import, cocok bagi anda yang ingin memakai object ini untuk software lain seperti Sketchup, maya, dsb. Beda dengan hair&fur nya 3dsmax atau vray fur yang hanya bersifat modifier setting sehingga tidak berupa object.
  • Karena sifatnya object, tentu bisa dipakai oleh segala jenis render engine, tinggal anda apply material, entah vraymat, mentalray, dsb.
  • Apa lagi yak ? nanti deh kita lihat lagi .. hehehe

Untuk link download nya bisa anda klik di bawah ini sesuai versi 3ds max yang anda pakai.

Grassomatic 3dsmax versi 8, 9, 2008
Grassomatic 3dsmax versi 2009
Grassomatic 3dsmax versi R2010 / R2011

Tutorial asli nya ada di file nya, namun saya bingung, akhirnya saya coba-coba satu2 dari parameter yang ada. Yang saya beri contoh hanya seputar untuk membuat rumput. Nah, cara install nya pun tidak susah kok.

Pertama-tama, download dulu file nya, jangan sampai salah, karena tiap versi 3dsmax punya file nya sendiri2. Berikut ada untuk 3dsmax versi 2009 dan 2010 yang didalamnya nanti ada 2 versi, untuk 32bit dan 64bit. Nah, file yang paling penting yakni “rassomatic.dlo”, file inilah inti dari plugin tersebut.

Cukup mudah, tinggal anda masukkan / copy file tersebut ke folder plugin di program file tempat dimana 3dsmax anda install, defaultnya sih di :

“C:\Program Files\Autodesk\3ds Max Design 2010\plugins”

Bila sudah, coba anda panggil program 3dsmax anda. Bila anda benar meletakkan file dlo tadi, seharusnya aka nada tambahan menu di tab Geometry, lihat gambar dibawah.

tampilan menu grassomatic

Nah, bila menu tersebut tidak ada, maka coba pastikan lagi apakah anda sudah benar meletakkan file DLO tadi ke folder plugin di program file 3dsmax nya, atau kemungkinan lain, anda salah memilih DLO untuk versi 3dsmax anda.

Nah, lalu, bila kita klik icon Grass-o-matic ini, maka anda bisa langsung membuat sebuah bidang, panjang dan lebar bisa disesuaikan lagi nanti di modifier, kira2 gambarnya seperti ini saat kita coba bikin dengna ukuran 100×100 unit.

start awal

Selanjutnya, untuk masing-masing parameter, jujur saya lom semuanya paham, tapi anda bisa bereksperimen sendiri. Saya hanya jelaskan beberapa yang saya paham diantaranya :

Display Parameters Area
Time On dan Time Off : digunakan untuk membuat animasi yang dapat kita tentukan range time start dan finish nya.

% of Blades – artinya persentase jumlah total helai (disini helai disebut sebagai Blade). Parameter ini ditujukan untuk mengontrol display di viewport. Default nya adalah 100%, berarti akan ditampilkan jumlah penuh sesuai jumlah blade yang ada di parameter Blades di rollout Size and Quality yang defaultnya juga bernilai 100 biji. Bisa dilihat pada gambar berikut. Saya rekomendasikan untuk tetap menggunakan default 100 untuk % of Blades.

blades

Oke, kita reset, set untuk % of Blades = 100, lalu untuk Blades = 200.

kita masuk parameter berikut, [u][b]Length dan Width[/b][/u] yang masing2 punya variation.
Length -> panjang dari blade/helai
variation length -> variasi panjang dari masing2 blade secara random.
Width -> lebar dari tiap blade/helai.
variation witdth -> variasi lebar dari masing2 blade secara random.
Sedangkan Fold -> pembengkokan pada tiap helai/blade.

Contoh :

length, width, fold

Lalu, untuk rollout Grass Definition, ini lebih banyak parameter yang bersangkutan dengan pembelokan masing2 blade.
Segment -> jumlah segment tiap helai, makin banyak maka makin halus namun jumlah scene poly makin besar.
Droop -> persentase pembengkokan helai yang berpusat pada sisi tengah blade.
Taper -> meruncingkan kedua ujung dan pangkal dari tiap blade.
Variation Taper -> variasi secara random dari taper
Taper Ctr/control -> kontrol letak sisi taper pada masing-masing blade.
Tilt -> persentase pembengkokan helai yang berpusat pada pangkal blade.
Spin -> perputaran blade, cocok untuk anda yang ingin membuat animasi.
Variation Spin -> variasi secara random pada perputaran blade supaya tidak monoton.
Clumps -> distribusi penyebaran blade, bisa diatur berpusat pada satu tempat atau menyebar secara merata.
Settingannya bisa dicoba sendiri, nah ini hasil dari main2 .. hihihi :

Lanjut ke parameter berikut, yakni pada rollout Smoothing, ditujukan untuk smooth object blade, namun saya masih belum paham betul, jadi silahkan dicoba dan dirasakan sendiri.

Lalu untuk rollout berikut yang paling penting, yakni Icon Visibility :
Ground Plane -> bila dipilih, berarti landasan dari rumput (bentuknya plane) akan visible/nampak pada saat dirender.
Frame -> hanya ditampilkan frame pada landasan rumput, dan tidak akan terlihat pada saat dirender.
Hide Icon -> berarti hanya blade saja yang terlihat, sedangkan landasan/plane nya tidak terlihat sama sekali.
saya sarankan memilih yang Frame, karena memudahkan kita untuk peletakan object karena frame ini berfungsi untuk garis bantu pembatas.

Lalu, parameter berikut, Wind & Placement, ditujukan untuk animasi scene, bisa juga untuk kondisi still image. Anda bisa coba sendiri, namun jangan lupa bila ingin mengaktifkan fungsi Wind parameter, centang lah “Activate Wind”.

Rollout yang ga kalah penting berikutnya, Grass Placement, hmm.. ini modifier advance dari plugin ini, tapi cukup unik juga fungsinya, yakni untuk meng-apply rumput ke suatu object. Secara default, kita diarahkan pada pilihan “Use Icon” yang artinya rumput yang dibuat diatas sebuah plane. Nah, pilihan kedua yakni “Pick distribution object” ini bisa dipilih bila anda ingin meng-apply ke suatu object.  Untuk uji cobanya, silahkan ikuti langkah berikut :

  1. Sebagai contoh, kita buat sebuah object, mainan andalan nya 3dsmax, Teapot. Dan juga 1 unit rumput yang anda buat pake plugin ini.
  2. Lalu, dalam kondisi rumput terseleksi, di rollout Grass Placement, pilih “Pick distribution object”
  3. lalu klik tombol “Pick Object
  4. setelah itu, select Teapot. Maka, settingan rumput tadi akan berpindah ke tubuh Teapot. Asyik kan ?
  5. Pada menu “Distribute grass”, ada beberapa parameter distribute :
  • Any Vertex -> apply rumput di semua vertex pada object (dalam hal ini Teapot tadi)
  • Even over sufface area -> merata ke semua bagian Teapot.
  • Any face center -> rumput tersebar pada pusat dari masing2 face poly Teapot.
  • Along edges -> rumput tersebar di sepanjang edges poly dari teapot.
  • Any edges midpoint -> rumput tersebar di sentral masing2 edges.
  • Use Selected sub object -> apply rumput pada seleksi editable poly.

Contoh bisa dilihat pada gambar dibawah. Pada gambar sebelah kanan, apply rumput hanya pada poly dibagian tutup Teapot. Jadi, rumput bisa diapply tidak hanya keseluruhan object, tapi juga bagian tertentu pada polygon suatu object.

apply grass to object

Bagi anda yang mahir modeling di 3dsmax, tentu pemilihan polygon sudah pasti tahu, namun bagi anda yang belum tahu, bisa diikuti langkah berikut :

  1. Buat / convert Teapot tersebut sebagai Editable Poly.
  2. Pada modifier menu, pilih Polygon, lalu anda bisa pilih polygon mana yang ingin anda seleksi supaya menjadi landasan rumput.
  3. Bila sudah, dalam kondisi seleksi tadi, anda klik tombol tepat disamping kanan modifier “Editable Poly” (lihat gambar dibawah). Maka, seleksi akan tersimpan.
  4. Lalu, kembali ke rumput tadi, jangan lupa centang “Use Selected sub object”, dan pilih “Even over surface area” pada distribute grass. Maka rumput akan tertempel di seleksi polygon teapot tadi.

seleksi poly

Terakhir, rollout Uniqueness, fungsinya untuk memvariasi bentuk random rumput, ini dipakai bila anda menduplikat rumput supaya tidak sama persis diantara keduanya, dengan cara mengklik tombol “New seed“. Seed ini tidak akan merubah settingan rumput, baik itu jumlah, lekukan, dsb.

Ya gitu deh, plugin ini menurut saya merupakan yang paling flexible untuk membuat scene yang berambut atau berhelai-helai. Oke. Maaf bila ada salah2, mohon kiranya pencerahan dari anda sekalian. Jangan lupa comment nya ditunggu.

Salam

FERRY

Advertisements

11 comments on “How to Create Realistic Grass with Grass-O-Matic for 3ds Max

  1. Pingback: Tutorial Fur dan Crowd (Scatter) for Sketchup « Artvisualizer Blog

  2. sudah banyak nyobain plugin tapi belum puas sama hasilnya…selain berat dan penggunaan yang agak ribet…
    tes yang ini aah…
    thanks…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s