5 Perusahaan Pengguna Software Autodesk Bajakan Diseret

Jakarta – Perusahaan software asal Amerika Serikat, Autodesk Inc, melaporkan 5 perusahaan karena menyalahgunaan lisensi produknya. Kelima perusahaan itu berasal dari industri konstruksi, engineering, dan arsitek yang berada di wilayah DKI Jakarta.

Menurut Turia Fitriano Helmy, Licence Compliance Manajer Autodesk Indonesia, kelima perusahaan tersebut dilaporkan oleh kuasa hukum Autodesk lantaran setelah mendapat edukasi dan peringatan tidak memberikan respons positif.

“Kami sudah melakukan pendekatan persuasif kepada yang bersangkutan. Tapi mereka merasa dirinya paling benar. Akhirnya kami minta kuasa hukum melaporkan mereka kepada Mabes Polri,” kata Turia, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/6/2010).

Dalam pemeriksaan awal, polisi menemukan pelanggaran berupa penggunaan software Autodesk yang tidak berlisensi dan digunakan untuk kepentingan komersial.

Turia menjelaskan, berdasarkan hasil temuan di lapangan, Autodesk mendapatkan sekitar 70% produk software Autodesk disalahgunakan. Perusahaan-perusahaan yang banyak menyalahgunakan produk-produk software Autodesk adalah perusahaan arsitektur, manufaktur, minyak dan gas, serta hiburan/rumah  produksi.

Dari 70% tersebut, produk dengan merek AutoCAD yang paling tinggi dibajak. Sebab produk ini bertipe horizontal sehingga banyak industri memanfaatkan software ini. Selanjutnya adalah Autodesk 3D Max dan Autodesk Maya yang dimanfaatkan oleh industri media dan hiburan seperti animasi.

“Kami membuat 2 kategori kegiatan penyalahgunaan software Autodesk. Pertama, perusahaan mengunakan produk bajakan. Kedua, perusahaan menggunakan produk Autodesk tapi tidak sesuai dengan jumlah lisensinya. Misalnya lisensinya untuk 5 unit komputer, tapi ternyata digunakan untuk 20 unit komputer. Tindakan ilegal ini kami namakan under-license,” tuturnya.

Menurut Turia, konsumen perusahaan sering melakukan tindakan under-license. Artinya mereka banyak melakukan duplikasi terhadap software-software Autodesk. Autodesk bisa mengetahui tindakan illegal ini melalui aktivasi yang bersifat online.

Hal ini bisa diketahui lewat serial number yang diminta dalam setiap proses aktivasi suatu software. Software bajakan biasanya mempunyai serial number yang berurutan atau nomor cantik, seperti 1234567. Sedangkan software asli tidak pernah berurutan (acak).

“Serial number tidak bisa diakali. Karena serial number kami selalu random dan tidak ada nomor cantik,” terangnya.

“Soal kerugian yang diderita kami perlu hitung dahulu. Tapi pernah ada kasus satu perusahaan melakukan under license sebanyak 60 produk AutoCAD. Padahal dia hanya mepunyai 2 lisensi. Saat itu kami memperkirakan ada kerugian sekitar US$3.000 per lisensi,” imbuh Turia.

Sebagai informasi, harga jual software-sofware Autodesk bervariasi, mulai US$ 2.000-5.000 (sekitar Rp 18 juta-45 juta). Namun, Autodesk juga mempunyai produk AutoCAD 2D yang dijual dengan harga US$1.500 (Rp 13 juta).

Ardhi Suryadhi – detikinet

Advertisements

11 comments on “5 Perusahaan Pengguna Software Autodesk Bajakan Diseret

  1. Nah Kebeneran ngomongin Lisensi autocad Mau tanya donk.
    Hari ini kantor kami di periksa oleh autocad indonesia, dan kami mengijinkan karena, memang kami sudah lisensi semua autocadnya, nah setelah pemeriksaan, ternyata di temukan 3 komputer menggunakan program inventor yang katanya punya-nya autocad, dan kami di suruh tanda tangan menyetujui bahwa harus membelinya. Tapi kami minta waktu untuk melakukan pengecekan kebenaran dengan user, dan setelah di cek ternyata, Inventor ini terdapat di semua komputer yang install program autocad yang full ver 2012, dan sepertinya emang bawaan dari autocadnya yang ver 2012. Dan anehnya mereka mengeceknya dari regedit.exe, disana terdapat kata-kata inventor current version, dan mereka menjadi kan ini sebagai patokan menggunakan software bajakan untuk inventor?

    Aneh juga ya, kalau kita install autocad 2012 dan otomatis inventornya ikut, berarti di regedit yach memang pasti ada donk, meskipun ada kata-kata current version.

    Nah ada nggak yang pernah ngalamin seperti ini?
    Mohon sharingnya.

    thanks

    • wah sharing yang bagus sekali mas, kebetulan kantor saya juga pernah didatangi pihak Autodesk, dan kami diberi waktu sekitar 1 minggu untuk mengurus lisensi, dan akhirnya kantor kami udah berlisensi walaupun Autodesk CAD 2009 yang seri LT .. ^_^.. mungkin ada teman2 yang lain yang ingin berbagi pengalaman juga?

  2. Just Info nih, kalau mau saya jual alternative CAD software berlisence, namanya ZWCAD, 99% mirip dengan AutoCAD. legal bersertifikat, utk info bisa tanya by email di dewanthy091012@gmail.com nanti sy kirim link utk trialnya, harganya cuma 30% dr harga AutoCAD Sekitar $699 utk 2D dan $999 untuk 3D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s