Game Transformers Revenge of The Fallen Dibuat dengan Maya, 3ds Max dan Vray

transformer-logo-gameGame Transformers Revenge of The Fallen dikonsep oleh Plastic Wax, sebuah perusahaan bergerak di bidang animasi grafis. Di dalam game untuk basis PS3 and Xbox360 ini terdapat animasi berdurasi 1 menit 11 detik, 16 shot.

We had two weeks to work with our good friends at Activision and Luxoflux to garner their ideas and vision, creating storyboards and ultimately bringing their concept to life. We provided them with numerous animated storyboards until we all were in agreement with cameras, timing and overall composition. One of the core components for this piece was the frenetic feel of the camera, throwing you into the heart of an intense battle amid the city.” ungkap Dane Maddams, kepala produser Plastic Wax tim.

Di sinematik game tersebut terdapat 11 model robot transformer, 9 model diantaranya disupply oleh ILM (Industrial light and Magic) yang dibuat menggunakan software Maya dengan detail geometry yang sangat jelas pada file 3d obyek nya. Seperti misalnya pada robot Optimus Prime, dalam 1 unit 3d model robot ini terdapat sekitar 10 ribu obyek dengan file format Maya. Sedangkan untuk Starscrea, 1 unit robot ini terdiri sekitar 5000 obyek. Dikarenakan tinggi nya poly, maka sebagian terpaksa harus diedit ulang, sehingga hanya pada bagian tertentu yang didetail geometri nya, khususnya yang tertangkap kamera saat render animasi nya.

Setelah dari Maya, 11 obyek robot itu dibawa ke 3ds Max untuk kemudian dilakukan setting Rigging, pengaturan tata letak kamera untuk animasi, pengaturan tekstur, pencahayaan dan komposit, dan yang terakhir yaitu render dan tambahan spesial efek.

transformer-animasi-01 transformer-animasi-02 transformer-animasi-03 transformer-animasi-04

Spesial efek yang digunakan di animasi nya menggunakan plugin yang berbeda-beda. Untuk efek asap dan api, digunakan plugin Fume FX. Asap yang keluar dari senjata sehabis ditembakkan juga menggunakan plugin tersebut. Sedangkan plugin Afterburn digunakan saat membuat efek asap dalam skala besar saat pertempuran. Disini, proxy sangat penting dimana pada masing-masing proxy terdapat efek Fume FX. Sehingga ada kombinasi antara Fume FX dan Afterburn. Plugin ketiga untuk efek yaitu Particle Flow yang digunakan untuk membuat efek benda-benda yang beterbangan akibat ledakan, dan juga untuk percikan-percikan api yang timbul, sehingga hal ini sangat dibutukan Particle Flow yang berhubungan dengan gravitasi pada benda. Proses lighting, rendering dan lighting efek tersebut dirender menggunakan V-ray pada 3ds max.

transformer-proses-01 transformer-proses-02 transformer-proses-03 transformer-proses-04

transformer-pics-01

transformer-pics-02

transformer-pics-03

transformer-pics-04

transformer-pics-05

transformer-pics-06

Hardware yang digunakan :

General desktop setup Quad core PCs,
8Gb RAM,
64-bit Windows,
scenes rendered on Plastic Wax?s IBM iDataPlex farm.

Sumber : CGSociety

Advertisements

9 comments on “Game Transformers Revenge of The Fallen Dibuat dengan Maya, 3ds Max dan Vray

    • hehee.. sebenarnya ada lho 3d artis dari indonesia, walaupun statusnya sedang bekerja di luar negeri, namun secara tidak langsung juga membuktikan bahwa Indonesia tidak kalah dengan teknologi mereka2 itu, hmm.. saya lupa saya pernah baca kok artikel nya, nanti saya coba cari

      • apa kalo ngk salah namanya Max Wahyudi ya?

        tuh orang bisa buat 3d modelnya Song Hye kyo full textured lagi.

        di youtube dia masuk ke VFS(vancouver film school)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s